21.51

Skandal Seks MMS Guncang Keluarga Cole

Ashley Cole dan istrinya, Cheryl. Keluarga mereka sedang terguncang karena MMS berisi gambar Cole bugil.


LONDON, Setelah rumah tangga John Terry nyaris kandas karena tersangkut kasus perselingkuhan, hal yang sama menimpa pasangan Ashley Cole dan Cheryl. Istri bek Chelsea itu kecewa lantaran foto bugil Cole terkirim ke ponsel model bintang porno, Sonia Wild. Bahkan, kemudian ada arus SMS mesra. Cole dan Wild seolah melakukan seks lewat SMS dan MMS.

Namun, Cole membantah tuduhan itu. Dia mengklaim bahwa ponsel tersebut telah diberikan kepada teman dekatnya, Jay Wynters. Ternyata, ponsel itu kemudian pindah ke tangan teman Jay.

"Seseorang telah berpura-pura menjadi diriku. Aku akan tertawa jika kedua kaki ini tak terlalu sakit. Aku merasa foto itu sudah kuhapus, tetapi ternyata masih tersimpan," akunya.

Sumber dekat Cole mengatakan, pemain Chelsea itu tak pernah bertemu dengan Wild. Namun, Wild mengaku pernah bertemu dengannya pada 9 Juni tahun lalu atau sebelum Inggris melawan Andora pada babak kualifikasi Piala Dunia. Saat itu, Cole menginap di Grove Hotel, Hertfordshire. Kemudian, menurut Wild, Cole rajin mengirim SMS genit dan bahkan mengajaknya ke Amerika Serikat. Namun, Wild menolak, "Aku tak tahu kalau itu (yang mengirim SMS) bukan Ashley Cole."

Wild juga mengaku tak pernah bertemu Jay. "Aku secara pribadi tak pernah bertemu dengan Jay, tetapi dia memiliki sebuah gambar dirinya dengan Ashley Cole dan pria lain yang sepertinya juga pemain bola. Dia mengatakan memiliki seorang teman yang ingin bertemu denganku. Ia juga bertanya apakah dia bisa memberikan nomorku kepada temannya itu. Aku bertanya siapa ini dan dia mengaku sebagai seseorang yang ada dalam foto (Jay). Sekarang, aku tahu ini sebuah kebohongan," ungkapnya.

Namun, Cheryl sudah keburu kalap. Dia mengira bahwa yang saling berkirim gambar lewat MMS dan teks-teks mesra lewat SMS itu adalah Ashley Cole sebab gambar yang terkirim adalah Cole dalam keadaan bugil.

Seorang teman dekat Cheryl mengungkapkan, Cheryl mengaku keluarganya sedang guncang. Bahkan, Cheryl memilih tinggal di sebuh hotel di London Barat. "Dia sangat terkejut karena model topless akhirnya menerima foto itu." (DM)

21.50

Liga Champions Asia Jandri Menawan, Persipura Raih Kemenangan Pertama



JAKARTA, Penampilan gemilang dan menawan Jandri Pitoy berhasil membawa Persipura Jayapura menang 2-0 melawan Changchun Yatai FC pada pertandingan terakhir Grup F Liga Champions Asia (LCA), Rabu (28/4/2010).

Jandri tampil impresif dengan menggagalkan dua penalti Changchun. Ini adalah kemenangan sekaligus poin pertama tim "Mutiara Hitam" di LCA.

Walau sudah tak berpengaruh, kemenangan ini tentu patut disambut gembira karena dari lima partai sebelumnya, Persipura kerap dibantai lawan-lawannya. Ini juga membalas kekalahan 0-9 yang diterima Ortizan Solossa dan kawan-kawan bulan lalu dari Changchun.

Tempo berjalan lambat di awal pertandingan. Kedua tim yang sama-sama tak berpeluang lolos bermain santai. Peluang pertama baru lahir di menit ke-12.

Penyerang Changchun, Liu Weidong, melakukan tusukan berbahaya ke kotak penalti Persipura. Akibatnya, Hendra Ridwan harus menjegalnya guna menghentikan pergerakan pemain bernomor punggung 21 tersebut.

Sial, wasit Shamsuzzaman Tayeb Hasan melihat hal itu sebagai pelanggaran dan langsung memberikan Changchun hadiah penalti. Cao Tianbao, yang maju sebagai eksekutor, gagal melaksanakan tugasnya setelah tembakannya berhasil ditangkap Jandri Pitoy, gawang tim "Mutiara Hitam" pun selamat.

Tempo langsung naik dengan cepat. Persipura mulai berani menyerang pertahanan Changchun melalui kecepatan kedua sayapnya. Erol Iba, yang di awal pertandingan lebih banyak bertahan, berhasil menerobos sektor kanan pertahanan Changchun dan melepas umpan manis ke Eduard Ivakdalam di menit ke-27.

Tanpa ragu, sang kapten langsung menaklukkan gawang Changchun, 1-0 untuk Persipura. Kedudukan ini bertahan hingga masa turun minum.

Di paruh kedua, Changchun tampil lebih bersemangat dan langsung menekan pertahanan tim "Mutiara Hitam" sejak peluit dibunyikan.

Gelandang Changchun, Zhang Wengzhao, mendapat ruang tembak di kotak penalti pada menit ke-47. Erol yang berada di dekatnya langsung menghentikannya dengan tekel keras. Wasit pun kembali menghadiahi Changchun penalti kedua.

Namun, lagi-lagi Jandri menunjukkan kehebatannya sebagai salah satu kiper terbaik Tanah Air dengan menepis tembakan Liu Xiaodong.

Aksi heroik Jandri itu menaikkan semangat tim "Mutiara Hitam". Serangan balik nan cepat langsung dilancarkan Eduard kawan-kawan. Ian Kabes melakukan aksi individu nan cantik di menit ke-65.

Mendapat bola di sektor kiri, Ian langsung menggunakan kecepatannya untuk melewati beberapa bek Changchun dan melepas umpan datar ke mulut gawang kiper Zong Lei. Dengan cepat Tinus Pae langsung menyambarnya, 2-0 untuk Persipura. Kedudukan bertahan hingga akhir pertandingan.

Susunan pemain:

Persipura Jayapura: Jandri, Erol, Richardo, Eduard, Ian, Gerald, David (Imanuel 68), Tinus, Hendra (Stevie 56), Ortizan, Victor

Changchun Yatai FC: Zong, Steer, Zhang, Al,Cao, Zhang, Liu, Yan, Lu, Zhang, Liu (Wen 72)

21.47

Laga Batal, 200 Bonek Terkecoh

Rabu, 28/4/2010 | 22:24 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Batalnya laga Djarum Liga Super Indonesia antara Persik Kediri melawan Persebaya Surabaya yang rencananya digelar Kamis (29/4/2010) besok di Stadion Mandala Krida Yogyakarta membuat bonek (suporter fanatik Persebaya) kecewa. Pasalnya, sekitar 200 bonek dari berbagai daerah di Jawa Timur telah tiba di Stasiun Lempuyangan Yogyakarta, Rabu (28/4/2010) malam.

Kepastian batalnya laga itu baru diketahui pada Rabu siang setelah Polda DIY menolak mengeluarkan izin pertandingan karena alasan keamanan dan mepetnya waktu pengajuan izin. Padahal, ratusan bonek itu telanjur berangkat sejak Rabu pagi dari Jawa Timur.

Alhasil, mereka yang baru tiba di Stasiun Lempuyangan pun harus bersiap-siap kembali lagi ke Jawa Timur malam ini juga. Koordinator bonek di Yogyakarta, Utomo, mengaku pihaknya terkecoh karena mengira pertandingan masih akan berlangsung saat bonek berangkat pada pagi hari.

"Saya sendiri baru mendapat kabar pembatalan pertandingan pada sekitar pukul 18.00," ujar Utomo. Ia pun mengaku kecewa, tetapi bisa mengerti alasan penolakan izin dari kepolisian.

"Tapi, kami kecewa dengan PSSI karena tidak memberi kepastian terkait laga ini," katanya seraya menambahkan, rencananya akan datang 5.000 bonek untuk menonton pertandingan ini.

Utomo mengatakan, para bonek yang masih dalam perjalanan telah dikabari melalui pengurus Yayasan Suporter Surabaya dan diminta berputar balik ke Jawa Timur.

Rencananya, para bonek itu akan langsung bertolak ke Jawa Timur menggunakan KA Gaya Baru pukul 22.00. Selama menunggu, mereka mendapat sajian nasi bungkus dari suporter PSIM, Brajamusti, dan pengawalan ketat aparat kepolisian bersenjata. Situasi keamanan kondusif karena bonek berperilaku tertib.

Laga Persik-Persebaya ini seharusnya digelar di Kediri. Namun, kepolisian setempat juga menolak memberikan izin pertandingan sehingga BLI memutuskan laga dipindah ke Stadion Mandala Krida Yogyakarta.

21.44

Skandal Seks Pebola (1): Kambing Pun Diembat
AFPAFP
Bintang besar Brasil di era 1950-an dan 1960-an, Garrincha, punya kehidupan seks yang sering menyimpang.
Senin, 15/2/2010 | 06:53 WIB

KOMPAS.com — Kasus perselingkuhan defender Chelsea, John Terry, begitu menyita perhatian banyak orang. Publik semakin sadar bahwa sepak bola sudah menjadi dunia glamor yang amat dekat dengan gaya hidup mewah, pun perselingkuhan.

Namun, sebenarnya skandal seks di dunia sepak bola tidak hanya marak di era sekarang. Sejak dulu, kasus ini sering terjadi dan melibatkan beberapa bintang. Bahkan, ada bintang bola besar yang kehilangan keperjakaannya dengan kambing. Wah...???

Adalah Garrincha, bintang besar Brasil yang berjasa membawa negerinya juara Piala Dunia 1958 dan 1962. Dia terkenal dengan kehidupan bebasnya.

Dibesarkan dari lingkungan keluarga yang ayahnya pemabuk berat, Garrincha pun tumbuh menjadi anak yang liar. Di satu sisi, pemain yang kakinya cacat itu punya kemampuan sepak bola luar biasa. Bahkan, dia disejajarkan dengan Pele. Akan tetapi, di sisi lain dia punya orientasi yang menyimpang.

Dia dikabarkan sudah kehilangan keperjakaannya pada umur 12 tahun. Ini cukup mengherankan. Namun, ada yang lebih mengherankan. Banyak cerita menunjukkan bahwa Garrincha kehilangan keperjakaannya dengan seekor kambing.

Meski begitu, kemampuannya sebagai pemain bola terus berkembang. Dia jago dribel terbaik dan dianggap pahlawan Brasil. Namun, di sisi lain, pemain berjuluk "Little Bird" itu punya kehidupan seks yang liar.

Dia sudah menikah pada umur 19 tahun dengan Nair Marques. Namun, dia kemudian bercerai pada 1965 setelah memiliki delapan anak. Dia kemudian menikah dengan Elza Soares. Namun, dia sering berselingkuh dan salah satunya dengan wanita penghibur, Angelita Martinez. Petualangan seksnya sudah cukup panjang dan dia dikabarkan sudah memiliki 14 anak, termasuk anak di luar nikah.

Kehidupan yang kacau itu membuatnya jatuh dalam kemiskinan. Dia terus terikat ketergantungan minuman keras hingga livernya rusak dan meninggal pada 1983.

Tak jauh dari era Garrincha, bintang besar Jerman, Franz Beckenbauer, juga sering menjadi berita besar karena skandal seks. Sejak berumur 18 tahun, dia sering menabrak kepantasan di Jerman.

"Beckenbauer sering melakukan hal-hal ekstrem yang di Jerman dianggap tak pantas. Dia bercerai, meninggalkan anak-anaknya, terlibat utang pajak, dan meninggalkan pacarnya," cerita rekan Beckenbauer, Paul Breitner.

Sebagai pemain bola, dia libero hebat. Saat masih bermain, dia membawa Jerman juara Piala Dunia 1974. Dia juga membawa Jerman juara Piala Dunia 1990 sebagai pelatih.

Kontras dengan prestasinya, Beckenbauer sering melakukan skandal. Tahun 1963, dia menghamili pacarnya dan menolak mengawininya. Bahkan, pada umur 18 tahun, dia dikeluarkan dari timnas junior Jerman. Dia baru dipanggil lagi dengan sarat harus satu kamar dengan pelatih Dettmar Cramer. Jika tidak, dia bisa membuat ulah yang tergolong skandal.

Pada 2000, Beckenbauer meminta maaf kepada istrinya, Sybille, karena kelakuannya. Bersama Sybille, dia memiliki satu anak. Namun, kemudian dia menceraikannya juga pada 2003. Beckenbauer kemudian menikah dengan Heidi Burmester. (MF)

21.44

Cara Terindah Membunuh Barca

Kamis, 29/4/2010 | 04:54 WIB

BARCELONA, KOMPAS.com — Bagi Barcelona, tersingkir dari Liga Champions di tangan tim bertahan seperti Inter Milan jelas sangat menyakitkan. Namun, bagi Pelatih Inter Jose Mourinho, ini adalah cara terindah mengalahkan tim terkuat di dunia.

Dalam duel leg kedua semifinal Liga Champions, Rabu (28/4/2010), Barca unggul segala-galanya dibandingkan dengan "I Nerazzurri". Tim Catalan itu menguasai lebih dari 70 persen penguasaan bola. Blaugrana juga membuat 15 tendangan akurat ke gawang Julio Cesar meski hanya satu yang masuk jaring.

Bandingkan dengan Inter, yang hanya mendapat jatah tak lebih dari 25 persen alur bola. Tendangan ke arah gawang pun cuma satu. Di babak kedua, mereka sama sekali tak mengancam Barca dan lebih banyak membuang bola serta mengulur waktu.

Namun, meski kalah 0-1, Inter tetap melaju ke final. Agregat kemenangan 3-2 sudah cukup bagi "La Beneamata" untuk mencicipi final pertama setelah 38 tahun melempem di Eropa.

"Ini momen terbesar dalam karier saya. Bagi pemain, saya, penggemar, ini yang terbesar," kata Mourinho seusai laga semalam.

"Sudah 38 tahun sejak Inter bermain di final (terakhir kali). Ini bukan tim pemain muda yang dapat menunggu hingga 15 tahun untuk masuk final. Mereka tidak punya 10 kesempatan lagi untuk mencapai babak ini," sambungnya.

Bagi Mourinho sendiri, ini merupakan final keduanya di ajang tersebut. Sebelumnya, ia pernah mengantar FC Porto menjadi juara tahun 2004. Namun, kemenangan kali ini jelas lebih manis dibandingkan dengan kenangan enam tahun silam.

"Melawan Barcelona tetap sulit dengan sebelas pemain, apalagi sepuluh. Menjadi sebuah pencapaian historis menang seperti ini. Ini kemenangan terindah dalam hidup saya," tambahnya.

Di final nanti, Inter akan bertemu dengan juara 2001, Bayern Muenchen. Bayern sebelumnya mengalahkan Olympique Lyonnais dengan skor agregat 4-0.

21.43

Terkait KSN, Menpora Surati PSSI

Bernard Ducros, Presiden Direktur Danone (tengah) bersama Menpora, Andi Malarangeng (kanan) dan Rahim Soekasah (PSSI) dalam peresmian kompetisi Danone Nations Cup, di hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (29/4/2010).
Kamis, 29/4/2010 | 13:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng mengatakan, dirinya telah mengirimkan surat kepada semua pihak terkait Kongres Sepak Bola Nasional, termasuk PSSI, untuk segera menindaklanjuti hasil KSN.

Kongres Sepak Bola Nasional (KSN) yang dilaksanakan bulan lalu hingga kini belum ditindaklanjuti. Oleh karena itu, Menpora langsung mengirimkan surat kepada semua instansi terkait, terutama PSSI, untuk segera melaksanakan hasil KSN. "Kemarin saya sudah kirim surat ke KONI, Mendagri, Menteri Pendidikan, Menteri Keuangan, Kepala Bappenas, kemudian ditembuskan kepada semua pihak, termasuk gubernur, bupati, wali kota. Intinya mengingatkan semua pihak yang terkait KSN untuk menindaklanjuti hasil KSN," ujar Menpora di Jakarta, Kamis (29/4/2010).

"Itu instruksi Presiden, saya sudah kirimkan ke mereka. Khusus KONI untuk menyampaikannya ke PSSI," lanjutnya.

Surat-surat tersebut merupakan langkah cepat yang dilakukan Menpora guna merespons hasil KSN di Malang. Diharapkan semua pihak terkait, khususnya PSSI, untuk segera menindaklanjuti hasil KSN yang tujuan utamanya adalah memajukan sepak bola Indonesia.

21.43

Sihir Messi Lumpuhkan "Kelelawar"



Lionel Messi merayakan hat-trick ke gawang Valencia, seraya menunjukkan tulisan "Para Vos Valen" di kaus dalamnya.


BARCELONA, Perlawanan Valencia membuat Barcelona sempat kesulitan, meski tampil di Stadion Camp Nou dalam lanjutan Divisi Primera, Minggu atau Senin (15/3/2010). Namun, Lionel Messi mengakhiri kebuntuan. Dengan bakat individunya, dia seolah menyihir pertandingan dan melumpuhkan "Kelelawar" 3-0 lewat hat-trick.

Ini adalah kemenangan yang sangat berarti bagi Barca. Pasalnya, mereka sedang dipepet Real Madrid. Dengan hasil itu, "El Barca" sementara kembali kokoh di puncak klasemen dengan mengantongi 65 poin atau unggul tiga poin dari Madrid. Real Madrid sendiri baru bermain lawan Real Valladolid saat berita ini diturunkan.

Laga ini memang cukup bergengsi bagi kedua tim. Lumrah bila keduanya tampil dengan permainan cepat. Meski begitu, "Kelelawar", julukan Valencia, mengancam gawang Barcelona terlebih dulu.

Ancaman dilepaskan Jordi Alba yang melepaskan tandukan, memaksimalkan umpan silang Miguel pada menit kelima. Sayang, tandukannya masih melayang di atas mistar gawang Victor Valdes.

Barca tak tinggal diam. Mereka balik menggempur tamunya. Lionel Messi, Bojan Krkic, dan Pedro saling bahu-membahu merobek pertahanan Valencia. Pada menit ke-21, Barca nyaris unggul lewat tandukan Gabriel Milito. Sayang, bola yang jatuh di bibir gawang masih bisa dikuasai oleh kiper Valencia, Cesar.

Ancaman itu tak sedikit pun menggentarkan nyali David Silva dkk. Penetrasi sang tamu cukup merepotkan lini pertahanan yang dipimpin Carles Puyol. Pergerakan Silva nyaris menjadi petaka bagi tuan rumah pada menit ke-29. Beruntung, Gerard Pique berhasil menggagalkan tembakannya.

Berselang tiga menit, Barca memiliki peluang lewat aksi Messi. Penyerang Argentina itu melakukan solo run dan berhasil menembus kotak penalti. Namun, Messi gagal menceploskan bola meski sudah berhadapan satu lawan satu dengan Cesar.

Aksi Messi belum berhenti. Pada menit ke-39, ia mengirim umpan terobosan kepada Pedro seusai sukses mengecoh tiga bek Valencia. Sayang, Pedro membuang kesempatan setelah tembakannya melebar ke sisi kiri gawang Cesar. Babak pertama pun berakhir 0-0.

Barcelona masih kesulitan membongkar pertahanan Valencia pada babak kedua. Barcelona pun berusaha melakukan perubahan di lini depan dengan menarik Krkic untuk digantikan dengan Thierry Henry. Masuknya Henry memang tepat. Lini serang "EL Barca" semakin tajam.

Namun, pada akhirnya kemampuan individu Messi pula yang mengubah keadaan. Dia sukses memecah kebuntuan dengan permainannya yang seolah punya daya sihir. Pada menit ke-56, Cesar harus mengakui ketajaman Messi. Seusai menguasai umpan Xavi, Messi meliuk-liuk dengan indah, melewati adangan Banega dan Ibanez. Kemudian, dengan mudah dia memperdaya kiper Valencia, Cesar, sekaligus membuka kemenangan Barcelona.

Messi pun langsung merayakan hal itu di depan pendukungnya seraya mengangkat kausnya dan menunjukkan tulisan di kaus dalamnya, "Para Vos Valen" yang artinya lebih kurang "Kalian Semua Begitu Berharga".

Pada menit ke-66, Maxwell berhasil mencetak gol, memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Xavi. Namun, dia berada di posisi offside sehingga golnya dianulir.

Valencia menyelipkan sebuah ancaman lewat aksi Nikola Zigic pada menit ke-68. Zigic melakukan solo run seusai menerima umpan terobosan. Tinggal berhadapan dengan Valdes, dia gagal mencetak gol. Tendangannya masih bisa diblok Valdes.

Berselang semenit, Valencia mendapat petaka karena harus bermain dengan sepuluh pemain. Hedwiges Maduro mendapatkan kartu kuning kedua setelah melanggar Messi di depan kotak penalti.

Sementara itu, Messi kian merajalela. Lagi-lagi, ia berhasil membobol gawang Valencia setelah memanfaatkan umpan Thierry Henry, kemudian meliuk-liuk lagi untuk menerobos pertahanan lawan.

Dua menit kemudian, Messi kembali membuat pendukung seisi Stadion Camp Nou bersorak. Golnya semakin spektakuler karena ia menciptakannya dengan kaki kanan. Gol ini juga tak terlepas dari kontribusi Henry yang cerdas membaca pergerakan Messi. Gol Messi ini memeteraikan kemenangan Barcelona 3-0.

Susunan Pemain
Barcelona: Valdes, Milito, Pique, Maxwell, Alves, Busquets, Iniesta (Suarez 87), Xavi, Pedro, Krkic (Henry 46), Messi (Toure 88).
Valencia: Cesar, Ibanez, Maduro, Bruno (Baraja 77), Miguel, Banega, Albelda, Dominguez (Zigic 65), Silva, Alba, Pablo.